Studi Pengolahan Air Limbah Batik pada Skala Industri Rumah Tangga dan Usaha Kecil Menengah di Cirebon, Indonesia

Nazuwatussya’ Diyah(1*), Tyar Ratuannisa(2), Estiyanti Ekawati(3), Elfi Yulia(4), Bambang Sunendar Purwasasmita(5), Ashari Budi Nugraha(6)

(1) Program Magister Instrumentasi dan Kontrol, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa 10, Bandung 40132, Indonesia Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa 10, Bandung 40132, Indonesia
(2) Kelompok Keahlian Kriya dan Tradisi, Fakultas Senirupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa 10, Bandung 40132, Indonesia
(3) Kelompok Keahlian Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa 10, Bandung 40132, Indonesia Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa 10, Bandung 40132, Indonesia
(4) Program Doktor Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa 10, Bandung 40132, Indonesia Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa 10, Bandung 40132, Indonesia
(5) Kelompok Keahlian Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa 10, Bandung 40132, Indonesia
(6) Kelompok Keahlian Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa 10, Bandung 40132, Indonesi
(*) Corresponding Author

DOI: https://doi.org/10.25077/dampak.20.1.8-15.2023
Copyright (c) 2023 Nazuwatussya’ Diyah, Tyar Ratuannisa, Estiyanti Ekawati, Elfi Yulia, Bambang Sunendar Purwasasmita, Ashari Budi Nugraha

Abstract


Since the admission of batik as a world cultural heritage by the United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, the public interest in batik and the batik industry has been increasing. However, the problem arises when the development of the batik industry is not accompanied by batik wastewater treatment that fits the wastewater quality standard. Hence it causes environmental pollution, especially for the aquatic body. This paper discusses the conditions and awareness for batik wastewater treatment in the batik industry on household and small-to-medium scales in Plered District, Cirebon, Indonesia. It examines the pollutant load of batik wastewater in the area, the respondent's knowledge about wastewater processing systems, wastewater impact on the environment, and the need for education about batik wastewater treatment plants (WWTPs). The examination of wastewater samples showed that batik wastewater did not meet the waste quality standards and potentially harmed the environment. The respondents generally use synthetic dyes, and were unaware of its impact on the surrounding environment.

 

Keyword: batik, WWTPs, batik production process, dye, wastewater impact

 

 

ABSTRAK

 

Sejak ditetapkannya batik sebagai warisan budaya dunia oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, minat masyarakat terhadap batik dan industri batik semakin meningkat. Namun permasalahan muncul ketika pengembangan industri batik tidak dibarengi dengan pengolahan air limbah batik yang sesuai dengan baku mutu air limbah. Oleh karena itu menyebabkan pencemaran lingkungan, terutama untuk badan air. Tulisan ini membahas tentang kondisi dan kesadaran pengolahan air limbah batik pada industri batik skala rumah tangga dan kecil-menengah di Kecamatan Plered, Cirebon, Indonesia. Kajian ini mengkaji beban polutan air limbah batik di wilayah tersebut, pengetahuan responden tentang sistem pengolahan air limbah, dampak air limbah terhadap lingkungan, dan perlunya penyuluhan tentang Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) batik. Pemeriksaan sampel air limbah menunjukkan bahwa air limbah batik tidak memenuhi baku mutu limbah dan berpotensi merusak lingkungan. Responden umumnya menggunakan pewarna sintetis, dan tidak mengetahui dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

 

Kata kunci: COD, elektrokoagulasi, elektroda aluminium, air limbah tahu, monopolar.

      

Keywords


batik; WWTPs; batik production process; dye; wastewater impact

Full Text:

PDF

References


Apriyani, N. (2018). Industri Batik: Kandungan Limbah Cair dan Metode Pengolahannya. Media Ilmiah Teknik Lingkungan Volume 3, Nomor 1, 3(1), 21–29.

Borshalina, T. (2015). Marketing Strategy and the Development of Batik Trusmi in the Regency of Cirebon which Used Natural Coloring Matters. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 169(August 2014), 217–226. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.01.305

BPS. (2015). Kabupaten Cirebon dalam Angka Tahun 2015.

Disperindag. (2018). Disperindag Kabupaten Cirebon tahun 2018.

Emalia, I. (2017). Geliat Ekonomi Kelas Menengah Muslim Di Cirebon: Dinamika Industri Batik Trusmi 1900-1980. Buletin Al-Turas, 23(2), 211–230. https://doi.org/10.15408/bat.v23i2.6114

Handayani, W. (2018). Bentuk, Makna Dan Fungsi Seni Kerajinan Batik Cirebon. Jurnal ATRAT, 6(1), 58–71.

Indrayani, L. (2018). Pengolahan Limbah Cair Industri Batik sebagai Salah Satu Percontohan IPAL Batik di Yogyakarta. ECOTROPHIC : Jurnal Ilmu Lingkungan (Journal of Environmental Science), 12(2), 173–184. https://doi.org/10.24843/ejes.2018.v12.i02.p07

Indrayani, L. (2019). Teknologi Pengolahan Limbah Cair Batik dengan IPAL BBKB sebagai Salah Satu Alternatif Percontohan bagi Industri Batik. Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia “Kejuangan,” (April), 1–9.

Indrayani, L., & Rahmah, N. (2018). Nilai Parameter Kadar Pencemar Sebagai Penentu Tingkat Efektivitas Tahapan Pengolahan Limbah Cair Industri Batik. Jurnal Rekayasa Proses, 12(1), 41. https://doi.org/10.22146/jrekpros.35754

Indreswari, A. G. (2016). Batik Topo Bantul: Konsisten dalam Pembuatan Kain Batik Tulis dan Cap. Corak, 5(1), 1–8. https://doi.org/10.24821/corak.v5i1.2372

Jaelani, A., Setyawan, E., & Nursyamsudin. (2017). RELIGI, BUDAYA DAN EKONOMI KREATIF: Prospek dan Pengembangan Pariwisata Halal di Cirebon. Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah, 2(2), 101–122. https://doi.org/10.24235/jm.v2i2.2152

Khairunnisa, H., Alfaza, A. R., Fadhillah, U., & Prastika, I. (2021). Analisis Perkembangan Batik Trusmi sebagai Ikon Kearifan Lokal Cirebon. Melancong: Jurnal Perjalanan Wisata, Destinasi, Dan Hospitalitas, 4(1), 1–9.

Kiswanto, Rahayu, L. N., & Wintah. (2019). Pengolahan Limbah Cair Batik Menggunakan Teknologi Membran Nanofiltrasi Di Kota Pekalongan. Jurnal LITBANG Kota Pekalongan, 17, 72–82. Retrieved from https://jurnal.pekalongankota.go.id/index.php/litbang/article/download/109/107

Kurniawan, R., & Sutapa, W. (2020). Pengembangan Kerajinan Berbasis Limbah Batik sebagai Sumber Penghasilan Alternatif bagi Masyarakat Sekitar Sentra Industri Batik Trusmi Cirebon. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 30–44. Retrieved from https://jurnal.pradita.ac.id/index.php/jpm/article/view/117

Listiandita, E. N., Dwiyanto, A., & Setyowati, E. (2018). Pusat Pengembangan Batik Trusmi Cirebon. Jurnal Poster Pirata Syandana, 02(2).

Mulyanto, Prameswari, N. S., Hartono, L., Fuad, F. R., & In Diana Sari, N. L. D. (2020). Training models of batik motif design development for designers in micro enterprises. Vlakna a Textil, 27(2), 74–88.

Nurhayati, T., Mulyanto, & Wahida, A. (2021). Strategic industry of sadewa batik in developing batik images viewed from corporate and product image. Vlakna a Textil, 28(1), 63–69.

Priadie, B. (2017). Potensi IPAL Skala Individu untuk Pengolahan Limbah Cair Industri Batik di Pekalongan. Dinamika Penelitian Industri, 28(1), 42–50.

Pusparani, Y. (2019). Strategi Kebertahanan Serta Keberlangsungan Usaha Batik Katura di Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Jurnal Sains Dan Teknologi, 6(2), 106–109.

Rahayuningsih, E. (2013). Kurangi Pencemaran, Hidupkan Kembali Pewarna Alami. Retrieved November 29, 2021, from ft.ugm.ac.id website: https://ft.ugm.ac.id/edia-kurangi-pencemaran-hidupkan-kembali-pewarna-alami/

Rahmat, B., & Mallongi, A. (2018). Studi Karakteristik dan Kualitas BOD dan COD Limbah Cair. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan (JNIK), 1(69), 1–16.

Ramadani, R., Samsunar, S., & Utami, M. (2021). Analysis of Temperature, Power of Hydrogen (pH), Chemical Oxygen Demand (COD), and Biologycal Oxygen Demand (BOD) in Domestic Wastewater in Sukoharjo Environmental Office. IJCR-Indonesian Journal of Chemical Research, 6(2), 12–22.

Siregar, A. P., Raya, A. B., Nugroho, A. D., Indana, F., Prasada, I. M. Y., Andiani, R., … Kinasih, A. T. (2020). Upaya Pengembangan Industri Batik di Indonesia. Dinamika Kerajinan Dan Batik: Majalah Ilmiah, 37(1), 79–92. https://doi.org/10.22322/dkb.v37i1.5945

Spiegel, M. R., Schiller, J. J., & Srinivasan, R. A. (2009). Probability and Statistics. In McGraw Hill. Retrieved from http://www.carlospitta.com/Courses/Estadistica/PDF/Schaum%27s Outline of Probability and Statistics, Third Edition 2009.pdf

Sugiarto, E., Febriani, M., & Nashiroh, P. K. (2021). Women's Expression in Contemporary Batik Fabric. Vlakna a Textil, 28(3), 94–99.

Sugiarto, E., Othman, A. N. Bin, Triyanto, & Febriani, M. (2020). Regional icon motifs: Recent trends in indonesia's batik fabric development. Vlakna a Textil, 27(1), 93–98.

Supenah, P., Widiastuti, E., & Priyono, R. E. (2015). Kajian Kualitas Air Sungai Condong yang terkena Buangan Limbah Cair Industri Batik Trusmi Cirebon. Biosfera, 32(2), 110–118. https://doi.org/10.20884/1.mib.2015.32.2.302

Wahyuningsih, N., & Fauziah, N. (2016). Industri Kerajinan Batik Tulis Trusmi dan Dampaknya terhadap Pendapatan Pengrajin Batik Tulis Trusmi di Desa Trusmi Kulon Cirebon. Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah, 4(2), 124–132.

Yulia, E., Ekawati, E., & Budi, E. M. (2021). Plant Redesign for pH Neutralization Process of Textile Wastewater Treatment. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 794(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/794/1/012055




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.