FITOREMEDIASI LOGAM TIMBAL (Pb) DENGAN MENGGUNAKAN HYDRILLA VERTICILLATA DAN NAJAS INDICA

Authors

  • Fadila Mutmainnah

DOI:

https://doi.org/10.25077/dampak.12.2.90-103.2015

Abstract

Fitoremediasi merupakan salah satu upaya mereduksi cemaran Timbal (Pb) dari perairan dengan memanfaatkan tumbuhan. Hydrilla verticillata dan Najas indica merupakan tumbuhan air yang tergolong submerge yang banyak dijumpai di Sumatera Selatan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Riset Terpadu PascaSarjana Universitas Sriwijaya. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial dengan 2 faktor, yaitu macam jenis tanaman yaitu Hydrilla verticillata dan Najas indica, serta macam konsentrasi yaitu kontrol, 5 mg/l, 10 mg/l, 15 mg/l.  Perlakuan ini dilakukan dengan 3 kali ulangan. Analisa kandungan Pb didalam tumbuhan dan di dalam air dilakukan pada hari ke – 5, hari ke – 10, hari ke – 15 dan hari ke – 20 dengan metode analisa AAS yang dilakukan di di laboratorium penelitian Jurusan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Sriwijaya. Hasil yang diperoleh dari analisa laboratorium dilakukan Analisis Varian (ANAVA), jika berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncans (DNMRT) pada taraf 5% dan dilakukan perhitungan kecepatan penyerapan Hydrilla verticillata dan Najas indica. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hydrilla verticillata dan Najas indica  memiliki kemampuan meremediasi timbal (Pb). Hydrilla verticillata memiliki ketahanan lebih baik dalam mengakumulasi timbal jika dibandingkan Najas indica, Hydrilla verticillata memliki kemampuan bertahan lebih lama dalam meremediasi timbal daripada Najas indica, sebaliknya Najas indica memiliki kemampuan meremediasi terhadap timbal (Pb) lebih cepat daripada Hydrilla verticillata.  

 

Kata kunci: fitoremediasi, timbal (Pb), Hydrilla verticillata, Najas indica.

Downloads

Published

2015-07-01

How to Cite

Mutmainnah, F. (2015). FITOREMEDIASI LOGAM TIMBAL (Pb) DENGAN MENGGUNAKAN HYDRILLA VERTICILLATA DAN NAJAS INDICA. Dampak, 12(2), 90–103. https://doi.org/10.25077/dampak.12.2.90-103.2015

Issue

Section

Water Resources Management