Penggunaan Life Cycle Assessment (LCA) Sebagai Metode Identifikasi Dampak Lingkungan pada Environmental Management System (EMS) di Industri Eksplorasi Minyak dan Gas PT X

Authors

  • Muhammad Nashruddin Abdulloh Magister Manajemen Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Adhi Yuniarto Program Studi Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia
  • Iqbal Ramadhan Program Studi Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia
  • Dewa Indra Luqmana Budiono Program Studi Teknik Lingkungan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25077/dampak.23.1.68-78.2026

Abstract

Industri eksplorasi minyak dan gas adalah salah satu industri yang menghasilkan dampak negative ke lingkungan yang cukup besar. Untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan perusahaan perlu melakukan langkah strategis dalam pengelolaan lingkungan, salah satu cara yaitu dengan menerapkan EMS. Dalam melaksanakan EMS identifikasi dan penilaian aspek lingkungan adalah aspek yang krusial karena dapat mempengaruhi kinerja pengelolaan lingkungan yang akan dilakukan. LCA adalah salah satu yang bisa dilakukan. Namun dalam prosesnya LCA tidak digunakan dalam identifikasi dampak dalam EMS. Perusahaan melakukan kajian LCA dan EMS secara terpisah sehingga kedua kegiatan tersebut berjalan kurang efektif dan tidak saling berhubungan. Penelitian ini akan dilakukan penerapan hasil identifikasi dampak lingkungan LCA kedalam EMS. Metode yang dilakukan adalah identifikasi dampak lingkungan dengan metode LCA, melakukan analisis risiko lingkungan, analisis kebijakan lingkungan, identifikasi aspek dampak lingkungan, langkah yang terakhir adalah melakukan analisis gap penggunaan LCA sebagai metode identifikasi dampak EMS. Hasil penelitian didapatkan bahwa PT X menghasilkan seluruh indikator dampak yang ditetapkan, kontributor utama dari dampak tersebut adalah proses wellhead, oil treating plant, flaring, produce water treatment plant, production transport, Pembangkit Listrik dan Fasilitas Penunjang dengan nilai risiko terbesar diperoleh dari dampak fossil resource scarcity, abiotic depletion (fossil fuels), non renewable cumulative energy demand, global warming potential, freshwater ecotoxicity, dan marine ecotoxicity dengan nilai risiko 25 atau extreme dari hasil tersebut diketahui bahwa LCA dapat digunakan sebagai metode identifikasi dampak EMS namun terdapat pertimbangan metode dan database yang terbatas.

Kata Kunci: penilaian daur hidup, sistem manajemen lingkungan, analisis risiko lingkungan, identifikasi dampak lingkungan

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Abdulloh, M. N., Yuniarto, A., Ramadhan, I., & Indra Luqmana Budiono, D. (2026). Penggunaan Life Cycle Assessment (LCA) Sebagai Metode Identifikasi Dampak Lingkungan pada Environmental Management System (EMS) di Industri Eksplorasi Minyak dan Gas PT X. Dampak, 23(1), 68–78. https://doi.org/10.25077/dampak.23.1.68-78.2026

Issue

Section

Environmental Management